Fenomena Phubbing dalam Interaksi Sosial Perspektif Hadis di Era Society 5.0
Pandangan Umum tentang Interaksi Sosial
DOI:
https://doi.org/10.66090/fiqhulhadits.v4i01.65Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membahas fenomena phubbing dalam interaksi sosial perspektif hadis di era society 5.0. Fenomena phubbing, yaitu perilaku mengabaikan lawan bicara demi memusatkan perhatian pada gawai, semakin marak terjadi seiring pesatnya perkembangan teknologi digital yang menjadi ciri khas era society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif analitis untuk mengkaji fenomena tersebut secara mendalam. Objek formal penelitian ini adalah perspektif hadis, sedangkan objek materialnya ialah fenomena phubbing. Adapun lingkup penelitiannya yaitu dalam interaksi sosial, sementara konteks penelitian ini yakni era society 5.0 yang ditandai dengan integrasi teknologi ke dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa era society 5.0 yang memudahkan segala bentuk aktivitas manusia, apabila tidak diiringi dengan sikap bijak dalam penggunaannya, akan berakibat fatal pada kualitas interaksi sosial, termasuk melemahnya empati, komunikasi interpersonal, dan keharmonisan hubungan antarindividu. Perspektif hadis turut memberikan pandangan normatif mengenai pentingnya adab dan penghormatan dalam berinteraksi dengan sesama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa interaksi sosial di era society 5.0 memiliki tantangan besar dalam menghadapi fenomena phubbing. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan kepada lembaga dan organisasi kemasyarakatan untuk melakukan pengelolaan interaksi sosial secara kreatif, inovatif, dan solutif dalam menangani fenomena phubbing di era society 5.0.
Kata Kunci: Hadis, Interaksi Sosial, Komunikasi, Phubbing
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nida Husnullabibah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







